BANJIR BANDANG MENERJANG BANYUMAS

Salah satu Warga, bernama Sarkim telah kehilangan kandang dan ternaknya bahkan bagian belakang rumahnya yg berada disekitaran sungai Banjaran telah ambles. “Kandang ludes, air deras sekali. Meri (anak bebek) 70 ekor, anak ayam 25 ekor, entog yang sudah gede ada lima, tidak mungkin bisa terselamatkan dari derasnya luapan sungai Banjaran. Di RT 04 RT 05 kedung wuluh ada 3 rumah yang terancam ambles akibat pondasi rumah yang tergerus luapan air sungai Banjaran.

Bersama mas Pus, salah satu warga RT.05/RW .01 kelurahan Kober sama sama mengukur kenaikan air sungai Banjaran. Pada saat normal air sungai memiliki kedalaman 1 meter, saat diukur termasuk dengan jejak sisa kenaikan air, dari kedalaman sungai maka air Banjaran pada saat meluap kedalamannya mencapai 5 meter lebih. Berarti ini naiknya sekitar 4 meter lebih dari kondisi normal. Selama hidup saya sampai saat ini baru kali ini banjir bandang sebesar ini.

Banjir bandang jg berdampak pada jembatan leduk yg mengalami keretakan. Sementara itu air sungai Pelus naik sampai 8 meter. Meluapnya sungai Pelus membuat sejumlah material seperti batang pohon, kayu juga ikut terbawa arus.

(Laporan : Arif Akhmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *