Porosnusantara.co.id|
JAKARTA — PT Ace Oldfields Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Public Expose 2026 pada Kamis, 7 Mei 2026, di DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran. Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi manajemen perseroan untuk menyampaikan capaian kinerja perusahaan, strategi bisnis, serta prospek pertumbuhan kepada investor dan publik.
Dalam laporan keuangan interim per 31 Maret 2026, perseroan mencatat fondasi bisnis yang tetap solid di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi industri manufaktur. Total aset perusahaan tercatat sebesar Rp309,26 miliar, meningkat dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang mencapai Rp299,37 miliar. Sementara itu, total ekuitas perusahaan berada di angka Rp170,97 miliar.
Sebagai perusahaan manufaktur yang bergerak di industri pembuatan kuas cat, kuas khusus, roll, dan mini roll, PT Ace Oldfields Tbk terus memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan efisiensi operasional. Perseroan juga mencatat posisi kas dan bank sebesar Rp46,57 miliar pada kuartal I 2026, yang menunjukkan kondisi likuiditas perusahaan tetap terjaga.
Meski menghadapi tekanan biaya produksi dan penyesuaian pasar, perusahaan masih mampu membukukan laba periode berjalan sebesar Rp89,22 juta pada tiga bulan pertama 2026. Capaian tersebut mencerminkan upaya manajemen dalam menjaga keberlanjutan usaha serta stabilitas operasional perusahaan.
Dalam agenda Public Expose, jajaran direksi yang dipimpin Presiden Direktur Josef Kandiawan memaparkan sejumlah strategi pengembangan usaha, mulai dari optimalisasi produksi, penguatan pasar domestik, hingga peningkatan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
Selain itu, perubahan susunan Dewan Komisaris yang dilakukan pada Maret 2026 turut menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi guna memperkuat fungsi pengawasan dan mendukung akselerasi bisnis perusahaan ke depan.






