Dewan Adat Bamus Betawi Dorong Sertifikasi Pelaku Budaya dan Usulkan Status Kekhususan Betawi

Porosnusantara.co.id| JAKARTA — Dewan Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi mendorong lahirnya sertifikasi resmi bagi pelaku budaya Betawi sekaligus mengusulkan penguatan status kekhususan masyarakat Betawi di Jakarta menjelang 500 tahun Kota Jakarta pada 2027 mendatang.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, M. R. Eki Pitung, dalam kegiatan Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan dan Rapat Kerja (Raker) III Dewan Adat Bamus Betawi di Jakarta.

Menurut Eki Pitung, pelaku budaya Betawi sudah seharusnya mendapatkan pengakuan resmi melalui sertifikasi kompetensi yang diakui negara. Ia menyebut langkah tersebut penting untuk memberikan perlindungan, legalitas, dan peningkatan kesejahteraan bagi para pelaku seni budaya.

“Pedagang kerak telor, seniman gambang kromong, seniman palang pintu, hingga pelaku budaya lainnya perlu memiliki sertifikasi resmi. Ini penting agar mereka mendapat perlindungan dan dukungan yang jelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program sertifikasi budaya Betawi direncanakan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam skema tersebut, Dewan Adat Bamus Betawi diharapkan dapat berperan sebagai pendamping sekaligus kurator untuk menjaga kualitas dan identitas budaya Betawi dalam proses sertifikasi.

“Siapa pun yang memiliki sertifikasi budaya Betawi wajib kita lindungi dan dukung bersama,” katanya.

Selain membahas sertifikasi budaya, Eki Pitung juga mengapresiasi para tokoh dan seniman yang terus menjaga warisan budaya Betawi. Salah satunya penggiat Workshop Mushaf Al-Qur’an Betawi yang mengembangkan ornamen khas Betawi pada mushaf Al-Qur’an hingga dikenal di mancanegara.

“Alhamdulillah, Mushaf Al-Qur’an Betawi sudah sampai ke Arab Saudi dan Turki. Mudah-mudahan ke depan bisa sampai ke Istana Presiden,” ujarnya.

Penulis: FadhilahEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *