BUMDes Diharapkan Menjadi Pemicu Pergerakan Desa

“BUMDes diharapkan dapat menjadi lembaga ekonomi yang menjadi kunci untuk memicu pergerakan ekonomi desa ke depannya,” lanjut Selamatta Sembiring. Di dalamnya terdapat aspek pemberdayaan secara utuh, tidak hanya pemberdayaan ekonomi, melainkan juga pembangunan kelembagaan, penguatan kapasitas SDM dan manajerial, pengembangan jejaring ekonomi dan hilirisasi ekonomi.

Menilik ke belakang tepatnya (15/4) lalu, telah dilakukan MoU antara Kemendesa PDTT dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) tentang reforma agraria. Tujuan dari MoU tersebut adalah melakukan program sertipikasi lahan sehingga membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi perdesaan dan kawasan transmigrasi. Harapannya program yang menjadi bagian dari reforma agraria tersebut dapat membantu mempercepat pengurangan angka kemiskinan. “Masyarakat di desa terpencil sekarang bisa menggunakan sertipikat mereka untuk membuka usaha atau membangun desanya masing-masing,” tegas Menteri Desa PDTT beberapa waktu lalu.

Di akhir sambutannya Selmatta Sembiring mengimbau untuk wujud nyata kita sebagai anggota Bakohumas, setelah mengikuti forum ini untuk secara luas dan masif menyebarkan informasi melalui website maupun media sosial yang dimiliki masing-masing kementerian/lembaga.

Turut hadir dalam acara ini Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan, Ir. Harlina Sulistyorini, M.Si, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Ir. RR. Aisyah Gamawanti, M.M., Prof. Dr. Ir. Sugiyanto, MS selaku Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, para Pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Malang, Kepala Bidang Desa dan Pendamping Desa Pujon Kidul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *