Indonesia Masuk Kategori “Sulit” dalam Indeks Kebebasan Pers 2026, Duduki Peringkat 129 Dunia

Porosnusantara.co.id – Nasional |  Kebebasan pers dunia kembali menjadi sorotan setelah Reporters Without Borders atau RSF merilis World Press Freedom Index 2026 pada awal Mei 2026. Dari total 180 negara yang dinilai, RSF membagi kondisi kebebasan pers ke dalam lima kategori, mulai dari “baik” hingga “sangat serius”.

Dalam laporan tersebut, RSF menyebut tahun 2026 adalah skor rata rata terendah indeks kebebasan pers dunia dalam sejarah. Peta indeks yang memburuk mengidentifikasikan bahwa jurnalis seringkali masih mengalami kekerasan, ketidakadilan sampai pembunuhan dalam menjalankan pekerjaannya.

RSF menyebut lebih dari separuh negara dunia (52,2%) dikategorikan sebagai “sulit” dan “sangat serius”. Padahal pada tahun 2002 kategori tersebut hanya sebagian kecil di negara dunia yaitu sebesar 13,7%.

Ada banyak faktor yang menjadikan indeks kebebasan pers di satu negara menurun, diantaranya kestabilan geopolitik global, perang, kebijakan hukum satu negara. Kriminalisasi jurnalis pada 25 tahun ini mengalami puncak ekstreme. lebih dari 60% negara bagian akar dari kriminalisasi jurnalisme adalah penyalahgunaan undang-undang dan upaya menghindari hukum pers.

RSF menyoroti fenomena jurnalisme di timur tengah yang sebagian besar di kategori merah “sulit dan sangat serius” yang disebabkan perang. Begitupun Amerika Serikat yang tak luput dari sorotan, di mana jurnalis seringkali menjadi sasaran kekerasan sampai pers dikendalikan oleh parlemen.

Indonesia termasuk dalam 52.5% negara dengan indeks “sulit” dan indeks kebebasan pers pada urutan 129 dari 180 negara. Pada tahun ini, Indonesia juga mengalami kemunduran dengan turunnya 2 poin sejak 2025

Iklim  media di indonesia sebagai kepentingan politik menjadi salah satu faktor melemahnya pers. Sepanjang kepemimpinan baru, dan meluasnya kritik serta demonstrasi dengan berbagai Isu, hak atas informasi publik menjadi masalah yang serius. Sejumlah influencer dan aktivis lingkungan  mengalami berbagai ancaman seperti Sherrly  Annavita di 30 desember 2025 dengan kiriman telur busuk, DJ Donny dilempar bom molotov ke rumahnya di 29 desember 2025, aktivis greenpace diteror bangkai ayam, teror pada franciscia christy seorang jurnalis tempo yang mengupas kekuasaan di indonesia dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *