Jokowi Tunjukkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu

 
 

“Dua video, Yang Mulia, dan satu di X. Tapi yang dua video linknya sudah hilang, Yang Mulia,” ujar Jokowi saat menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum.

Jokowi menyebut salah satu video berasal dari akun Balige Akademi dengan judul Ijazah Palsu Joko Widodo berdasarkan analisis jenis font dan operating system.

 

Sementara itu, video lainnya disebut diunggah oleh I Gede Sudjana dan Dame Hari Lubis. Adapun satu unggahan lain berasal dari akun X milik Dr. Tifa.

31 Video Diserahkan kepada Polisi

Jaksa penuntut umum selanjutnya mendalami pengumpulan konten yang memuat tudingan mengenai keaslian ijazah Jokowi.

Jokowi menjelaskan, video-video tersebut dikumpulkan oleh tim penasihat hukumnya. Sebanyak 31 video kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai bagian dari materi yang dilaporkan.

Ia menilai jumlah konten yang beredar di ruang digital kemungkinan lebih banyak karena sejumlah unggahan terus dibagikan ulang melalui berbagai platform.

“Karena banyak yang di-share, banyak yang di-repost,” kata Jokowi.

Ia turut menyebut sejumlah media dan platform digital, seperti acara televisi, kanal YouTube, Facebook, hingga X, sebagai tempat konten tersebut beredar atau dibagikan kembali.

Ketika jaksa menanyakan apakah terdapat konten yang dibuat oleh Roy Suryo di antara 31 video yang diserahkan kepada kepolisian, Jokowi menjawab, “Ada, Yang Mulia.”

Kesaksian Jokowi dalam persidangan tersebut mencakup penunjukan ijazah dari SD hingga S1 serta penjelasan mengenai awal mula dirinya mengetahui konten yang mempersoalkan keaslian dokumen pendidikan tersebut.

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *