PELANTIAKAN PENGURUS DEWAN PIMPINAN NASIONAL .PERADI PROPESIONAL 2026-2031

Selain penguatan organisasi, PERADI Profesional juga menaruh perhatian pada reformasi pendidikan advokat. Organisasi tersebut memperkenalkan Program Pendidikan Advokat (PPA) sebagai pengembangan dari Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

Program tersebut dirancang untuk mencetak advokat yang tidak hanya memenuhi persyaratan formal, tetapi juga memiliki kesiapan praktik, kompetensi profesional, dan integritas dalam penegakan hukum.

“Pendidikan advokat harus mampu menjawab tantangan praktik hukum di lapangan, bukan hanya sekadar memenuhi syarat administratif,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, PERADI Profesional turut memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh penegak hukum atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam menjaga integritas penegakan hukum di Indonesia.

PERADI Profesional menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang berlandaskan nilai Bermutu, Beretika, dan Berintegritas sebagai arah utama kebijakan dan program organisasi ke depan.

Prof. Harris Arthur Hedar menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi tonggak penting dalam membangun organisasi advokat yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di tengah perubahan dunia hukum dan teknologi yang berkembang sangat cepat.

“Pada malam hari ini, sesungguhnya kita tidak hanya menghadiri sebuah acara seremonial. Kita sedang menyaksikan lahir dan diteguhkannya sebuah gerakan moral institusi profesi hukum yang membawa harapan, tanggung jawab, sekaligus arah bagi masa depan profesi advokat Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PERADI Profesional hadir bukan untuk menciptakan perpecahan maupun dilatarbelakangi konflik internal organisasi advokat. Menurutnya, kehadiran PERADI Profesional merupakan jawaban atas kebutuhan zaman yang menuntut organisasi profesi hukum lebih modern, profesional, dan responsif terhadap perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *