Luncurkan Buku Pedoman, Pemerintah Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pembangkit Biogas

Secara umum, buku pedoman ini bertujuan untuk memberikan petunjuk terhadap standar keselamatan operasional instalasi biogas berbasis limbah cair kelapa sawit guna melindungi kesehatan, keselamatan, dan lingkungan pekerja pada instalansi tersebut. Dalam buku tersebut, terbagi dalam empat bagian penting, antara lain:

a) Bab 1 Pendahuluan, Meliputi Tujuan dan lingkup, gambaran umum regulasi dan instalasi PLTBg;

b) Bab 2 Manajemen Risiko Instalasi Biogas, yang didalamnya membahas identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, pengendalian bahaya, dan fasilitas keselamatan minimum;

c) Bab 3 Bahaya Spesifikasi dan Pengendalian, terkait bahaya spesifik yang berpotensi terjadi di lingkungan instalasi PLTBg;

d) Bab 4 Pemantauan dan Pengujian Keselamatan dan Lingkungan.

Pemanfaatan limbah cair kelapa sawit atau yang biasa disebut POME (Palm Oil Mill Effluent) sendiri merupakan bahan baku PLTBg. Hingga saat ini terdapat lebih dari 50 (lima puluh) instalasi biogas berbasis limbah cair kelapa sawit yang beroperasi di Indonesia.

“POME memberikan manfaat ganda, selain menghasilkan listrik juga memberikan dampak positif bagi lingkungan, yaitu memanfaatkan limbah sekaligus mengurangi gas rumah kaca,” ungkap Feby.

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia memproyeksikan emisi GRK dari sektor Energi pada tahun 2030 meningkat hampir empat kali lipat dibanding dengan emisi GRK tahun 2010. “Target reduksi emisi GRK sektor energi pada tahun 2030 adalah sebesar 314 juta ton CO2e atau sebesar 11% dari total target penurunan 29%,” pungkas Feby. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *