Hati-hati Beli Alat Peghemat Listrik

Jakarta, Poros Nusantara – Kenaikan harga tarif listrik yang makin mumbumbung tinggi, ternyata membuka peluang tersendiri bagi para pengusaha yaitu  dengan memproduksi  alat penghemat biaya listrik (Energi Saver) . Namun, harap hati – hati dalam membeli alat penghemat listrik ini. Pasalnya, akhir – akhir ini banyak produk yang beredar dipasaran ternyata abal – abal alias palsu.

Hal inilah  yang membuat Keluarga Alumni Teknik Elektro (Kagatri UI) menggelar konferensi pers untuk menyikapi maraknya promosi alat penghemat energi  di Televisi – televisi, di Kampus UI Salemba, Jakarta (9/08/2018).

BACA JUGA  Bupati Wajo Kembali Salurkan Bantuan Ke Korban Angin Puting Beliung, Termasuk Dari Kepala OPD.

Hadir dalam acara tersebut Satrio selaku Humas Kagatri UI, Jiteng Marsudi mantan Direktur Utama PLN tahun 1990-an, Firman (Kagatri UI), Amin (Kagatri UI), Adi Melvan (Kagatri UI), perwakilan masyarakat selaku konsumen, YLKI, distributor, dan promoter alat tersebut serta dari awak media.

Dalam kesempatan itu, Firman menjelaskan sebelum menggelar konferensi pers ini, Kagatri UI telah menjalin bekerjasama dengan Laboratorium Pengukuran Listrik DTE-FTUI, melakukan penyelidikan, penelitian, diskusi dan akhirnya menghasilkan rekomendasi. Lebih lanjut, Firman menjelaskan alat tersebut intinya berisi komponen yang bernama Kapasitor. ” Pada beberapa produk yang beredar dipasaran, selain Kapasitor juga dilengkapi dengan Saklar, Lampu Indikasi dan Pengukur Tegangan (Volmater). Alat seperti ini, Kami namakan Penghemat Energi tipe 1 atau disingkat PE-1, ujarnya.

BACA JUGA  JON FIRMAN PANDU, TOKOH MUDA DARI KABUPATEN SOLOK

Ia menjelaskan PE-1 berlaku sebagai beban listrik reaktip kapasitip yang sanggup mengimbangi atau mengkompensir beban listrik induktip. Beban lisstrik induktip, misalnya alat – alat dalam rumah tangga, adalah motor listrik dalam kulkas, motor listrik dalam AC (pendingin ruangan), motor pompa dan lain sebagainya. ” PE-1 dapat menurunkan daya reaktip (Var) dan juga daya semu (VA). Sehingga pada instalasi industri acak kali dipasang Bank Kapasitor. PE-1 tidak dapat menurunkan daya aktif (Watt). Kalaupun dapat hanya sedikit sekali atau tidak signifikan yang mempengaruhi daya aktif “, imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *