Sebagian Besar Ruko di Plaza Kenari Tutup Imbas Demo Kasus Affan

oppo_0

Sebagian Besar Ruko di Plaza Kenari Tutup Imbas Demo Kasus Affan

Porosnusantara.id – Jakarta |Gelombang demonstrasi di Jakarta Pusat pada Jumat (29/8/2025) siang kembali meninggalkan dampak bagi aktivitas warga. Kemarahan massa atas meninggalnya driver ojek online Affan Kurniawan dalam aksi 28 Agustus lalu membuat kawasan sekitar Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, menjadi pusat konsentrasi.

Situasi ini berimbas langsung ke kawasan perdagangan. Sebagian besar ruko di Plaza Kenari, Senen, memilih menutup toko mereka sejak siang. Para pedagang menilai risiko kericuhan terlalu besar, apalagi titik massa meluas hingga ke kawasan Atrium dan radius beberapa kilometer dari plaza.

Pedagang Tutup, Ada yang Nekat Tetap Buka

Banyak pedagang memilih menurunkan rolling door demi mengamankan dagangan. Namun, tidak semua toko tutup. Seorang pedagang yang ditemui masih membuka usahanya mengaku terpaksa bertahan.

“Saya mah nggak ikut tutup, uang aja belum dapat. Mau gimana lagi,” ujarnya singkat.

Meski demikian, mayoritas kios alat listrik, elektronik, hingga rumah makan kecil di sekitar kawasan memilih berhenti berjualan lebih awal.

Takut Imbas Anarkis

Pedagang lain menyebut penutupan ini dilakukan karena kekhawatiran akan kericuhan. Massa aksi diketahui sempat berhadapan dengan aparat, bahkan ada aksi lempar batu yang memicu kepanikan.

“Daripada kena imbas, lebih baik rugi sehari daripada dagangan rusak atau kena masalah,” kata seorang pedagang yang enggan disebut namanya.

Ekonomi Terhenti Sementara

Plaza Kenari yang biasanya ramai pada siang hari tampak lengang. Kondisi serupa terlihat di beberapa toko yang berdekatan langsung dengan markas Brimob Kwitang. Mereka menunggu hingga situasi benar-benar kondusif untuk kembali membuka usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *