Listrik Batam Padam Massal, PLN Sebut Gangguan Diduga Berawal dari Gardu Induk Sungai Harapan

Ilustrasi gardu listrik sumber : pinterest
 
 

Porosnusantara.co.id | BATAM – Gangguan sistem kelistrikan menyebabkan pemadaman listrik meluas di Kota Batam dan sekitarnya pada Senin (12/10/2026) sejak pukul 06.37 WIB. Peristiwa tersebut berdampak pada ratusan ribu pelanggan dan turut mengganggu layanan pendukung aktivitas masyarakat serta perekonomian.

PT PLN Batam menyatakan pemulihan pasokan listrik dilakukan secara bertahap. Berdasarkan laporan yang disampaikan pada Selasa (13/10/2026), gangguan tersebut diduga dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan sehingga mengganggu instalasi kelistrikan.

 

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono, mengatakan penyebab pasti gangguan masih ditelusuri oleh tim teknis dan pihak berwenang. Dengan demikian, dugaan awal tersebut belum menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab pemadaman.

411 Ribu Pelanggan Terdampak

Berdasarkan data PLN Batam yang dikutip Pemerintah Kota Batam, sebanyak 411.219 pelanggan terdampak gangguan listrik tersebut.

Hingga pukul 04.00–05.00 WIB pada Selasa (13/10/2026), sebanyak 406.083 pelanggan atau sekitar 98,8 persen telah kembali menikmati pasokan listrik. Sementara itu, 5.127 pelanggan masih tercatat terdampak dan menunggu pemulihan.

Dari sisi beban listrik, sebanyak 496,7 megawatt (MW) dari total 501,8 MW yang terdampak telah kembali menyala. Seluruh 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi yang terdampak juga dilaporkan kembali beroperasi, meskipun masih terdapat satu penyulang pada jaringan distribusi yang dalam proses perbaikan.

PLN Batam menyebut proses penormalan dilakukan melalui pemeriksaan pembangkit, sinkronisasi unit, serta pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Perusahaan juga menyiagakan petugas teknis untuk memantau kondisi sistem setelah gangguan.

Gangguan Listrik Berdampak pada Layanan Air dan Aktivitas Ekonomi

Dampak pemadaman tidak hanya dirasakan pelanggan rumah tangga. Gangguan pasokan listrik juga memengaruhi operasional sejumlah instalasi pengolahan air di Batam, sehingga produksi dan distribusi air bersih berpotensi terganggu atau mengalami penurunan tekanan.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *