Umum  

Ketua Dewan Penasehat Gerakan Rakyat Jatim Hadiri Rakernas I 2026, Soroti Transformasi Organisasi dan Demokrasi

2405efc7-51bd-466f-a073-a05a81b60ce1

 

Porosnusantara.co.id | Jakarta — Ketua Dewan Penasehat DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur, Cecep Muhammad Yasin, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 Gerakan Rakyat yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Rakernas perdana ini mengusung tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”, sebagai penegasan komitmen organisasi terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Rakernas I 2026 menjadi momentum konsolidasi nasional Ormas Gerakan Rakyat, organisasi masyarakat yang lahir dari para relawan pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Di bawah kepemimpinan Sahrin Hamid, Gerakan Rakyat bertujuan memperkuat basis dukungan, mewadahi aspirasi rakyat, serta melanjutkan gagasan perubahan. Ke depan, organisasi ini membuka peluang untuk bertransformasi menjadi partai politik menjelang Pilpres 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Cecep Muhammad Yasin menyampaikan laporan perkembangan struktur organisasi Gerakan Rakyat di Jawa Timur. Ia menyebut, semua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di provinsi tersebut telah terbentuk, sementara struktur di tingkat kecamatan mencapai sekitar 80 persen.

“Alhamdulillah, seluruh DPD Gerakan Rakyat se-Jawa Timur sudah 100 persen terbentuk. Untuk struktur di tingkat kecamatan juga sudah mencapai sekitar 80 persen,” ujar Cecep.

Cecep juga menyoroti dinamika strategis organisasi terkait arah Gerakan Rakyat ke depan, apakah tetap sebagai ormas atau bertransformasi menjadi partai politik. Menurutnya, kedua opsi memiliki nilai strategis, namun keputusan akhir berada di tangan Anies Baswedan dan Ketua Umum Sahrin Hamid.

“Ada dua isu utama, tetap menjadi ormas atau menjadi partai politik. Keduanya secara politik sama-sama baik. Namun kami di daerah meyakini keputusan terbaik berada di tangan Mas Anies Baswedan dan Ketua Umum Sahrin Hamid,” jelasnya.

Meski demikian, Cecep menyampaikan aspirasi dari Jawa Timur agar organisasi memiliki kejelasan arah, terutama terkait transformasi menjadi partai politik. “Harapan dari Jawa Timur, Gerakan Rakyat bisa menjadi partai politik karena daya serap dan ruang perjuangannya lebih besar dibandingkan ormas,” tambahnya.

Penulis: Fadhilah Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *