Porosnusantara.co.id | Jakarta Timur – Suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan terasa pada acara peresmian gedung baru Forum Silaturahmi Ulama Indonesia (FSUI) yang berlokasi di Jalan Raya Otista, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (12/9). Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga semakin menambah kekhusyukan rangkaian kegiatan.
Peresmian dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan prasasti oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sebagai bentuk dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta dalam penguatan peran lembaga keagamaan.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya silaturahmi sebagai kekuatan utama forum ini.
“Forum silaturahmi ulama ini adalah wadah yang diisi para kiai dengan kebinekaan dan keindonesiaan yang tidak bisa diragukan. Selama ini mereka mengajarkan sesuatu yang menjadikan Jakarta lebih sejuk. Forum ini menunjukkan bahwa kekuatan utamanya adalah silaturahmi. Jadi kalau mau silaturahmi, berarti mau berikhtiar, bekerja bersama, dan gotong royong,” ujarnya.
Ia juga berharap kehadiran gedung baru FSUI dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga kantor ini membawa berkah dan kebaikan bagi umat, serta mempererat hubungan yang lebih baik antara umara dan ulama,” tambahnya.
Rangkaian Acara Penuh Kekhidmatan

Acara dimulai sejak pukul 07.00 pagi dengan lantunan shalawat melalui musik gambus hingga pukul 09.00. Setelah itu, Kiai Soim memimpin pembacaan surat At-Takatsur dan tahlil, dilanjutkan dengan pembacaan maulid dan barzanji oleh grup Wawan, Ropik, dan Hilal. Sekitar pukul 10.30, doa dipimpin oleh Kiai Masyhuri.
Menjelang kedatangan Gubernur, suasana kembali dihangatkan dengan lantunan musik shalawatan. Tepat pukul 10.45, Ketua Umum FSUI Kiyai H Kholid Hidayat Hasym menyampaikan sambutan, dilanjutkan sambutan oleh Ustadzah Sariyovi, disusul sambutan Gubernur Pramono Anung pada pukul 11.00 sekaligus penandatanganan prasasti peresmian, Acara ditutup sekitar pukul 11.30
Dengan peresmian gedung baru FSUI ini, diharapkan forum tersebut semakin kokoh dalam perannya menjaga kerukunan, memperkuat ukhuwah, dan menguatkan kontribusi ulama dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Jakarta.






