BBM, Berita  

BPH Migas Edukasi Pengelola SPBU Terkait Surat Rekomendasi Dan Peran CCTV

Saleh mengatakan, pengecekan CCTV yang terpasang di area pengisian bahan bakar menjadi penting untuk dilakukan. “Baik itu CCTV di SPBU, maupun kamera integrasi di SPBKB, kita minta petugas untuk terus memantau pergerakan dari penyaluran BBM subsidi. Bila perlu dipantau setiap pergantian shift,” ucap Saleh.

Selain itu, Saleh meminta pengelola SPBU dan SPBKB tegas ketika melihat ada temuan dengan modus pengisian berulang dan memanfaatkan lebih dari 1 kode QR.

“Apabila terjadi keanehan dari rekaman kamera pengawas, langsung saja dilaporkan kepada petugas yang menangani. Apabila benar, kode QR langsung diblokir,” imbuhnya.

Senada dengan Saleh, Anggota Komite BPH Migas Wahyudi Anas turut menyampaikan bahwa CCTV bersifat membantu kinerja dari pengawasan petugas di SPBU/SBPKB.

“CCTV ini sifatnya membantu. Namun, bukan CCTV yang memberikan warning, melainkan kembali lagi kepada keaktifan pengawas dan operator untuk melakukan pemantauan di SPBU/SPBKB masing-masing,” jelasnya.

Wahyudi menambahkan, pihak pengelola SPBU/SPBKB perlu meningkatkan pemahaman kepada seluruh operator yang bertugas menyalurkan BBM subsidi secara langsung. “Briefing kepada operator pelaksana penyalur perlu ditingkatkan, jangan sampai kita kebobolan kuota,” tutup Wahyudi.

Kegiatan Komite BPH Migas di Jawa Timur dilakukan di SPBU 54.611.02 Sidayu, SPBU 54.611.32 Bungah, SPBU 54.612.30 Taman, SPBKB AKR 10.2.6004, dan Pertashop 5P.611.09 Duduksampeyan didampingi Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Surabaya Muhammad Ivan Syuhada, Head of East Region AKR Corporindo Reza Gunawan, Sales Branch Manager Rayon V Surabaya Arief Rokhman Hakim, dan Sales Branch Manager Rayon III Surabaya Ardha Agnisatria.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *