Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Mengajak Muhammadiyah Terus Berperan Aktif Dalam Memajukan Seni Dan Budaya Indonesia
Jakarta – Porosnusantara co id. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mengajak Muhammadiyah terus berperan aktif dalam memajukan seni dan budaya Indonesia. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Seni dan Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertema “Membumikan Dakwah Berkemajuan, Mengembangkan Ekosistem Seni dan Budaya yang Kreatif dan Inklusif” di kawasan Cikini, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan mengatakan Muhammadiyah telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa selama lebih dari satu abad, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga kebudayaan.
“Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia yang selama ini lebih dari satu abad sudah memberi kontribusi luar biasa bagi bangsa melalui pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, pembentukan karakter kebangsaan, dan tentu saja melalui seni budaya,” ujar Fadli.
Ia menjelaskan, keberadaan Kementerian Kebudayaan yang berdiri sendiri menjadi momentum untuk lebih fokus menjalankan amanat konstitusi dalam memajukan kebudayaan nasional.
Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan 1.340 suku, 718 bahasa daerah, ribuan warisan budaya takbenda, serta ratusan cagar budaya nasional.
“Saya sudah berkeliling ke lebih dari 100 negara dan belum menemukan kekayaan budaya yang melebihi Indonesia,” katanya.
Fadli juga mengatakan bahwa seni dan budaya tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Justru, budaya dapat menjadi media dakwah yang efektif sebagaimana dilakukan para ulama terdahulu.






