Lakalantas di Perbatasan Idakebo – Ekimani Itu BukanTruk Milik PT Pusaka Dewa Krisna

Poros Nusantara.co.id Demi Keamanan dan kenyamanan Pekerja, Pimpinan PT. Putra Dewa Kresna melalui Human Resources Development (HRD) PT. PDK Yanes Ngadas mengklarifikasi terkait informasi Hoax yang beredar di media sosial melalui akun Facebook milik ENAGO PIKI yang di pandang merugikan dan mencemarkan nama baik PT. PDK Nabire, Rabu, (25/02/2020)

Kepada awak media, Yanes ngadas menyampaikan, bahwa penyebaran informasi hoax yang beredar di media sosial milik ENAGO PIKI hal ini hingga memicu tanggapan serta menuai beragam komentar yang seakan – akan mengancam keamanan para pekerja PT. Putra Dewa Krisna yang berada di Base came tempat karyawan bekerja, Tentunya hal ini membuat karyawan kami tidak yaman dalam melakukan kegiatan pekerjaan, “ungkap Yanes.

Lanjut yanes, kabar yang beredar di media sosial (medsos) dimana menyatakan bahwa mobil truk milik perusahaan PDK yang menabrak korban lakalantas di Wilayah Dogiai akan menimbulkan masalah jika hal ini tidak kami jelaskan kepada masyarakat.

Lanjut Yanes, maka itu, saya menyampaikan kepada masyarakat Meepago bahwa, terkait kejadian lakalantas yang terjadi di perbatasan Idakebo – Ekimani pada hari Minggu, 23 februari 2020 yang mengakibatkan ada korban meninggal bahwa, Kendaraan Truk tersebut benar benar bukan milik PT. Putra Dewa Krisna.

“Menanggapi tentang beredarnya informasi hoax di media sosial tersebut, sehingga terkesan merugikan atau merusak nama baik PT. PDK, kasus ini kami sudah membuat laporan pengaduan kepada pihak yang berwajib agar pemilik akun Facebook yang bersangkutan di cek keberadaannya serta proses sesuai aturan yang berlaku.

Saat di hubungi Via telfon selular, Istri yunus selaku korban pengemudi Mobil Truk (Melan Rahmawati) menyampaikan bahwa, “Mobil Truk tersebut di kemudikan oleh suami saya ( Yus Yunus) dan mobil Truk tersebut Milik Hj Handoko yang berdomisili di kota Nabire.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *