PorosNusantara, Jakarta – Glaukoma menjadi penyakit serius yang dihadapi masyarakat karena bisa menyebabkan kebutaan. Selain pengobatan glaukoma tergolong mahal karena harus implan, ketersediaannya pun terbatas. Dokter Virna Dwi Oktariana, tak tinggal diam melihat kondisi yang sudah terjadi bertahun-tahun tersebut. Ia menciptakan Virna Glaucoma Implant yang dikembangkan bersama PT Rohto Laboratories Indonesia. Inovasi itu terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, berkualitas baik dan aman bagi pasien.
Harga Virna Glaucoma Implant hanya 30 persen dari harga pasaran pada umumnya. “Harga Virna Glaucoma Implant yakni 2 juta rupiah, sedangkan produk yang serupa sekitar 8 hingga 10 juta,” jelas dr.Virna, yang menjabat sebagai koordinator pendidikan dokter dan pasca dokter Departemen Mata Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Kiara.
Penggunaan Virna Glaucoma Implant memiliki keberhasilan yang baik dan sebanding dengan implan glaukoma di pasaran. Implan tersebut sudah mendapat izin edar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, untuk di produksi secara masal. Namun, tak hanya soal bisnis, sasaran utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan logistik terkait kasus glaukoma di Indonesia.
Dibandingkan dengan implan glaukoma umum, implan ciptaan dr. Virna memiliki beberapa keunggulan. Virna Glaucoma Implant berbahan dasar _polymethilmethacrylate_ (PMMA) dengan tingkat kerataan permukaan yang lebih baik dibanding implan glaukoma lain yang berbahan silikon.
Permukaan implan glaukoma yang kasar cenderung menarik sel-sel radang. Reaksi peradangan dari penggunaan implan berbahan silikon cukup besar dibandingkan dengan implan glaukoma yang berbahan dasar PMMA. Virna Glaucoma Implant memiliki desain yang unik dan berbeda dibandingkan implan glaukoma kebanyakan. Memiliki desain yang dinamis dan bahan yang licin, memudahkan Virna Glaucoma Implant untuk dimasukkan dan diselipkan di antara otot dekat mata.






