oleh

Asosiasi Sopir Truck DemoTuntut Kelangkaan Solar

 

Poros Nusantara ( Kalbar) –  Ratusan sopir Truck exspedisi yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Truck, Kamis (19/9), menggelar
aksi demo terkait kelangkaan BBM solar di Kota Singkawang.
Massa perlahan lahan merangsek ke gedung DPRD, Jalan Firdaus, Singkawang Barat.

Dengan menggunakan kendaraan truck para sopir ini kemudian memarkirkan kendaraan nya dengan tertib di sepanjang jalur diseputaran gedung wakil rakyat.
Dan setelah tiba dihalaman gedung DPRD, massa langsung menggelar orasi dengan membawa pamflet dan spanduk. Yang isinya tentang kelangkaan BBM Solar, dan sulitnya untuk mendapatkan BBM Solar di Singkawang.
Aksi massa ini dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Singkawang dan Satpol PP.
Tuntutan peserta aksi diantaranya juga, supaya pemerintah dan aparat mengawasi regulasi penyaluran BBM solar Subsidi di Pertamina. Di Kota Singkawang, saat ini ada 9 pertamina.
” Untuk mendapatkan BBM Solar. Kami Mesti melakukan antrean panjang dan terkadang antrean bisa dulakukan berhari hari baru bisa mendapatkan Solar. Kami minta antrean Gerigen segera ditertibkan” ujar Fauziana, yang mengaku belasan tahun sebagai Joki gerobak besi ini.

BACA JUGA  Bupati Wajo Menyerahkan tiga raperda ke DPRD Wajo, diantaranya tentang pajak sarang burung walet

Selanjutnya, beberapa perwakilan dari pengunjuk rasa, diizinkan masuk ke ruang utama DPRD, untuk melakukan Audeinsi.

Diruang DPRD, terlihat hadir Kepala Dinas Perindakop dan UKM, Drs. Muslimin,
beberapa anggota DPRD, Kabag Ops Polres Singkawang, dan Satpol.PP.
Ketua sementara DPRD Kota Singkawang, Sujianto, menyambut baik aspirasi warga tersebut.
Karena warga datang dan menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tertib.
Kepada perwakilan aksi massa,
Sujianto, menyampaikan seputar kondisi DPRD Kota Singkawang.
Kondisi DPRD saat ini belum terbentuk alat kelengkapan DPRD. Mengingat anggota DPRD, baru saja dilantik 3 hari yang lalu.
Belum ada fraksi dan komisi komisi di DPRD, sehingga belum bisa bekerja secara optimal dan maximal
Namun demikian, kata Sujianto, aspirasi dari rekan rekan Solidaritas Sopir Truck ini, tetap di tampung dan akan ditindak lanjuti sebagaimana mestinya, ujar Sujianto, yang juga politisi partai PDI-P.

BACA JUGA  SMA Negeri 6 Wajo:Orang Tua Murid Menolak Uang Komite,UPT Kami Bisa Eksis Tampa Komite.

Menanggapi Tuntutan para Sopir, Kadis Perindagkop dan UKM, DRS. Muslimin, M.Si, mengakui kalau dirinya baru 6 bulan menjabat sebagai kepala dinas.
Menurut Muslimin, semenjak dirinya menjabat sebagai kepala dinas.
Persoalan penyaluran BBM dan LPG subsidi adalah sebagai priorotas utama.
Diceriterakannya, masalah BBM dan LPG, dirinya sempat menghadap Direktur Pertamina Pontianak untuk meminta data valid terkait DO BBM dan LPG untuk Kota Singkawang.
Disanapun saya dipersulit, kata Muslimin.

BACA JUGA  Pelantikan Ketua Kwaraan Pengurus Gerakan Pramuka di Kecamatan Muaragembong Masa Bakti 2019-2022

Data yang saya terima dari propinsi sambung Muslimin, DO BBM solar untuk umum di Kota Singkawang, hanya sebesar 62 Kilo Liter.
Jumlah ini tentunya sangar sangat tidak mencukupi.
” Jadi kami akan melakukan pendataan kembali dengan tujuan untuk mendapatkan DO yang sesuai. Penanganan jamgka pendek terkait masalah ini, perlu dibentuk tim yang melibatkan beberapa pihak, termasuk pihak kepolisian. Kita tertibkan antrean antrean Gerigen di SPBU” kata Muslimin.

Eka Candra dari Partai PPP dan Reny Asmara Dewi dari Partai Golkar, setuju jika dibentuk tim khusus dan bisa segera turun langsung ke tiap tiap DPBU, katanya.
Pantauan Poros Nusantara,
Demo berlangsung aman dan tertib.
( Abdul Wahid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini