Jika kami mengadu pada aparat, mereka malah melindungi penguasa yg dzolim itu, jika kami mengadu pada penguasa, bukankah mereka yg melakukan kekejian ini pada kami..
Sungguh kekuatan kami hanya ada padamu.. Kami akan kuat selama kau berdiri membela kami. Dan ketika kau mundur maka kami akan mati.. Dalam kesedihan dan kekecewaan. Jangan sia-siakan pengorbanan kami, kepercayan kami..
Kami tak sudi lagi jendral, kekayaan ibu pertiwi di perkosa oleh tangan-tangan jahanam. Menggadai kepada negeri-negeri komunis yg menatap negeri ini dengan liar dan liur nenetes melihat melimpahnya kekayaan negeri ini. Jangan serahkan negeri ini jendral ke tangan orang-orang yg tak tau betapa berharga aset negeri. Dengan mudah merampok kekayaan alam ini dan menjualnya untuk menjejali mulut mereka dg harta-harta haram hasil merampok negeri mereka sendiri.
Kami tak sudi jendral dipimpin oleh jiwa lemah yang tak memiliki sikap patriot..kami malu di pimpin oleh orang yg hanya mampu terlihat arif di hadapan kamera. Kami ingin kau mengembalikan harga diri ibu pertiwi yg sekarang hanya jadi lelucon para komunis menjijikkan..
Jangan lemah jendral. Kami semua menopangmu agar tetap tegar dan gagah didepan kami. Kami bersumpah tak akan melangkah mundur selangkahpun asalkan kau tetap tegar memimpin kami.
Bersabarlah jendral. Pertolongan Allah akan datang dengan ribuan sayap malaikat menaungi kita dalam RahmatNya. Kita telah melangkah sangat jauh berjalan tegak di atas koridorNya. Maka jangan takut, kehancuran hanya bagi yg curang dan yg teguh dalam kebenaran pasti akan di menangkan olehNya.
Kami tak akan meninggalkanmu selangkahpun, terus menjagamu, terus menuntun tanganmu hingga kau menduduki singasana negeri ini, memimpin kami dalam kehidupan Rahmatan lil alamin.. Kuatlah jendral.. Tegarlah.. Bersabarlah.. Maka Allah akan bersama kita…






