Peran aktif Kemenristekdikti dalam Thematic Forum on Silk Road of Innovation: The 2nd Belt and Road Forum for International Cooperation

Ruang lingkup kerjasama yang di sepakati dalam perjanjian ini adalah

(i) kerjasama riset dan pengembangan,

(ii) pelatihan, lokakarya dan seminar,

(iii) pertukaran peneliti dan staf akademik,

(iv) teknologi transfer,

(v) meningkatkan kerjasama diantara sesama pendidikan tinggi dan pihak swasta.

Dalam forum ini, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati juga menjadi salah satu panelis dalam sesi Joint Laboratory Establishment, disamping tiga topik lainnya yaitu Science and Technology People-to-people Exchange, Joint Laboratory Establishment, Science Park Cooperation, Technology Transfer and Collaborative Innovation.

Pada hari pertama kunjungan kerja di Beijing, RRT, Menristekdikti juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Iptek RRT Wang Zhigang dengan segenap jajarannya. Kedua Menteri saling menghargai kerjasama yang telah terjadi dalam lima (5) tahun terakhir, dan bersepakat akan terus meningkatkan kolaborasi IPTEKIN dan memacu progam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) antar dua Negara, khususnya bagi generasi muda (millennials). Pertemuan bilateral ini juga dihadiri oleh Dirjen Penguatan Risbang Kemenristekdikti Muhammad Dimyati, Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur Iptekdikti Hari Purwanto, Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries, Kepala Biro Kerjasama dan Kompublik Kemenristekdikti Nada Marsudi, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Yaya Sutarya, Kedutaan Besar RI untuk RRT.

Selain itu, Menristekdikti Mohamad Nasir juga berkesempatan untuk bertemu dengan sejumlah perwakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) yang diorganisir oleh Atdikbud, yang merupakan cikal bakal pemimpin Indonesia dimasa yang akan datang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *