LinkAja Besutan Pemerintah, Siap Bersaing Dengan GoPay dan OVO

Porosnusantara.co.id, Jakarta – Beberapa tahun terakhir pengguna uang elektronik berkembang cukup pesat terlebih setelah hadirnya dua platform aplikasi berbasis ojek online yang menawarkan dompet digital. Seperti Go-Jek yang meluncurkan GoPay dan Grab dengan OVO-nya.

Melihat peluang yang cukup potensial ini, pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah membentuk perusahaan untuk layanan financial technology (fintech) dengan sistem pembayaran berbasis QR coder. Perusahaan ini adalah PT Finteck Karya Nusantara (Finarya) anak perusahaan dari PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

BACA JUGA  LANAL BATAM TURUT BERBELASUNGKAWA DENGAN MENGIBARKAN BENDERA SETENGAH TIANG DAN SHOLAT GHOIB ATAS GUGURNYA PRAJURIT MARINIR

Layanan financial technology (fintech) besutan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini diberi nama LinkAja. LinkAja bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan milik pemerintah seperti Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Telkomsel, Pertamina dan Bank Tabungan Negara (BTN).

BACA JUGA  Peluang dan Ancaman Sampah Gunung Rinjani di NTB

Nantinya LinkAja akan menggabungkan Layanan financial technology (fintech) yang sudah ada seperti produk T-cash milik Telkomsel, Yap! milik BNI, e-Cash milik Bank Mandiri dan T-bank dari Bank BRI. T-cash milik Telkomsel sudah beralih menjadi LinkAja sejak 21 Februari 2019.

BACA JUGA  Vaksinasi Booster bulan Ramadhan di Stasiun Gondangdia Menteng Jakpus

LinkAja yang merupakan gabungan dari perusahaan-perusahaan pemerintah ini diharapkan bisa bersaing dengan Go-Pay dan OVO yang saat ini masih mendominasi di Layanan financial technology (fintech). (Raka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *