API & DOA PEWARNA 2026 Dorong Pers Nasrani Rawat Budaya dan Integritas

 
 

Porosnusantara.co.id | JAKARTA – Apresiasi PEWARNA Indonesia (API) 2026 melalui kegiatan API & DOA PEWARNA Jelajah Budaya Jawa Bali mengangkat isu keberagaman, integritas, pelestarian budaya, dan tanggung jawab pers dalam kehidupan kebangsaan.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Jelajah Budaya Jawa Bali, Menyusuri Warisan & Menyemai Harapan” dengan subtema “Merawat Keberagaman, Menegakkan Integritas, dan Menyemai Harapan Kebangsaan.” Agenda ini menjadi ruang pertemuan bagi insan pers, pemimpin lintas iman, pejabat publik, budayawan, serta berbagai elemen masyarakat.

 

Committee Chairperson API 2026, Dr. Antonius Natan, dalam catatannya menyebut penghargaan tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, penghargaan dapat menjadi bagian dari pendidikan publik ketika diberikan kepada figur maupun lembaga yang dinilai memiliki kontribusi bagi masyarakat, gereja, dan negara.

“Anak muda butuh melihat contoh, bukan mendengar janji. Di sinilah penghargaan menjadi alat pendidikan publik, bukan sekadar seremoni,” tulis Antonius.

API 2026 memiliki 12 kategori nominasi yang mencakup sejumlah bidang, mulai dari keberagaman, kepala daerah, penegakan hukum, budaya, pendidikan, media hingga figur muda.

Antonius menilai cakupan kategori tersebut menunjukkan upaya PEWARNA Indonesia memberikan apresiasi tidak hanya kepada kelompok internal, tetapi juga kepada berbagai pihak yang dinilai memberikan kontribusi bagi kepentingan publik.

Menurutnya, pers memiliki pijakan hukum dan etik dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia merujuk Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya ketentuan mengenai fungsi pers sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial serta kewajiban menghormati norma agama, rasa kesusilaan, dan asas praduga tidak bersalah.

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *