Perempuan Tak Benar-Benar Aman di Ruang Publik: Antara Regulasi dan Realitas Kekerasan yang Berulang

Ilustrasi kekerasan seksusal oleh komunitas Bener Bareng
 
 

Penutup

Dari berbagai perspektif tersebut, terlihat bahwa persoalan perlindungan perempuan tidak cukup hanya diselesaikan melalui regulasi formal, tetapi juga membutuhkan perubahan mendasar dalam sistem sosial, budaya, dan penegakan hukum. Tanpa itu, kekerasan terhadap perempuan berpotensi terus berulang dalam bentuk yang berbeda, meski berbagai kebijakan telah diterbitkan.

 
Penulis: Komunitas Bener BarengEditor: Redaksi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *