Porosnusantara.co.id | Pemerintah telah menetapkan cuti bersama Iduladha 1447 Hijriah yang membuat akhir Mei 2026 menjadi salah satu momen long weekend terakhir sebelum memasuki pertengahan tahun. Libur panjang ini diperkirakan dimanfaatkan masyarakat untuk mudik, berlibur, hingga berkumpul bersama keluarga.
Berdasarkan kalender nasional 2026, Hari Raya Iduladha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Pemerintah juga menetapkan cuti bersama pada Kamis, 28 Mei 2026 sehingga masyarakat mendapatkan libur lebih panjang jika digabungkan dengan akhir pekan.
Jadwal Long Weekend Iduladha 2026
Berikut rincian libur dan cuti bersama Iduladha 2026:
- Rabu, 27 Mei 2026 : Libur Nasional Hari Raya Iduladha 1447 H
- Kamis, 28 Mei 2026 : Cuti Bersama Iduladha
- Sabtu, 30 Mei 2026 : Libur akhir pekan
- Minggu, 31 Mei 2026 : Libur akhir pekan
Dengan susunan tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang hingga empat hari, terutama bagi pekerja yang mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026.
Jadi Long Weekend Terakhir di Bulan Mei
Momentum Iduladha tahun ini menjadi long weekend terakhir pada Mei 2026 sebelum memasuki bulan Juni yang kembali diwarnai aktivitas kerja dan sekolah normal. Karena itu, periode libur ini diprediksi meningkatkan mobilitas masyarakat di berbagai daerah.
Sejumlah sektor seperti pariwisata, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga UMKM diperkirakan ikut terdampak positif akibat meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa liburan.
Momen Ibadah dan Kebersamaan
Selain identik dengan libur panjang, Iduladha juga menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melaksanakan salat Id, ibadah kurban, serta memperkuat kepedulian sosial melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat.
Pemerintah dan sejumlah instansi biasanya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, keselamatan perjalanan, serta memanfaatkan masa libur dengan bijak dan produktif.
Bagi masyarakat yang berencana bepergian saat cuti bersama Iduladha 2026, disarankan mempersiapkan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan arus lalu lintas maupun lonjakan harga transportasi dan akomodasi.






