Delapan Buku, Satu Jejak Pengabdian: Rekam Jejak 70 Tahun Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra 

Seluruh buku dicetak dalam jumlah lebih dari 1.000 eksemplar dan juga tersedia dalam format digital, sehingga dapat diakses secara luas oleh pembaca nasional maupun internasional. Secara kolektif, karya-karya ini menjadi warisan intelektual tak benda bagi Indonesia.

Peluncuran delapan buku ini menjadi pengingat bahwa warisan terpenting seorang negarawan bukanlah jabatan, melainkan gagasan, keteladanan, dan keberanian menjaga prinsip.

Di tengah perubahan zaman dan dinamika politik yang cepat, bukubuku ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama—bagi generasi hari ini dan generasi yang akan datang—tentang bagaimana ilmu, kekuasaan, dan etika dapat berjalan beriringan.

 

Penulis: Fadhilah Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *