Ketua Garmasi (Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia) mengatakan, bahwa sudah puluhan kali laporan resmi ia sampaikan dan puluhan kali ia melakukan aksi demontrasi terkait lahan Berlin ini, namun tidak ada tanggapan serius dari aparat penegak Hukum dalam hal ini Satgas PKH.
“kami mendesak Satgas PKH untuk menindak tegas perkebunan sawit 924 hektare milik Berlin di Sungai daun”. tegasnya
“apakah Berlin ini kuat, dekat, sehingga Satgas PKH ini jalan ditempat”. tandasnya
Selain aspek legalitas, publik juga mempertanyakan kontribusi kebun sawit seluas 924 hektare tersebut terhadap masyarakat setempat dan pendapatan asli daerah. Tidak ada transparansi, tidak ada dampak sosial positif yang jelas, dan tidak ada kontribusi nyata terhadap pembangunan lokal.
Dengan maraknya kasus penguasaan lahan di kawasan hutan oleh korporasi atau individu berpengaruh, desakan agar Satgas PKH bertindak tegas dan transparan semakin menguat. Bila Satgas PKH tetap bungkam, bukan tidak mungkin kepercayaan publik terhadap komitmen Presiden dalam menjaga hutan akan tergerus.
Dwi






