Porosnusantara.co.id | Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polda Metro Jaya kembali menggelar operasi pemberantasan peredaran gelap narkotika di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.Peta
Operasi yang melibatkan BNN RI, Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara tersebut berhasil menangkap seorang buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial Muhammad Ridwan alias Bos Gendut.
Penangkapan tersebut dipimpin Direktur Penindakan dan Pengerjaran (Dakjar) BNN, Roy Hardi Siahaan, merupakan tindak lanjut dari operasi penertiban Kampung Narkoba yang digelar pada Oktober 2025. Dalam operasi sebelumnya, Muhammad Ridwan diduga tersangkut perkara kepemilikan 98 kilogram sabu, uang tunai Rp1,4 miliar, sejumlah logam mulia, serta tujuh pucuk senjata api.Kegiatan operasi gabungan diawali apel kesiapan personel di Kantor BNNK Jakarta Utara sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah melakukan koordinasi, tim kemudian bergerak menuju sejumlah target operasi di kawasan Kampung Bahari.Selain menyasar kediaman Muhammad Ridwan, petugas juga menggeledah rumah dua orang yang diduga merupakan bandar narkoba lainnya, yakni A alias Lopes dan seorang bandar berinisial Kimmul.
Dalam penggeledahan tersebut, tim gabungan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan barang bukti narkotika dan senjata.Lokasi yang digeledah meliputi garasi dan kediaman Muhammad Ridwan di Jalan Bak Air dan Jalan Samudra. Petugas juga menyasar rumah A alias Lopes dan Kimmul di kawasan Jalan Bak Air, Tanjung Priok.Operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai distribusi narkotika yang selama ini meresahkan masyarakat Kampung Bahari.
Situasi di lapangan sempat memanas ketika sejumlah warga melakukan perlawanan dengan melemparkan kembang api ke arah petugas keamanan.Menghadapi situasi yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan petugas, tim gabungan mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa sekaligus mengamankan perimeter operasi.Setelah situasi berhasil dikendalikan, petugas kembali melanjutkan proses penggeledahan hingga seluruh target operasi selesai diperiksa.






