Jakarta – porosnusantara.co.id
Kericuhan yang terjadi menunda pertandingan final Copa America antara Argentina dan Kolombia pada hari Minggu (Senin pagi WIB – red) selama lebih dari 75 menit setelah para penggemar harus menunggu di luar stadion selama berjam-jam.
Penyelenggara turnamen menghentikan akses masuk ke dalam lapangan dan menunda kick-off pertandingan sepak bola Amerika Selatan ini setelah para suporter merangsek masuk ke gerbang masuk, berbenturan dengan pihak keamanan dan menyebabkan gerbang ditutup, dua jam sebelum kick-off.
Suporter secara bertahap, perlahan-lahan diperbolehkan masuk ke dalam stadion. Kemudian dengan beberapa orang membutuhkan perawatan medis terutama karena kelelahan akibat panas.
Sesaat sebelum pertandingan dimulai, gerbang dibuka dan suporter diizinkan untuk masuk tanpa pemeriksaan tiket.
Seorang reporter AFP yang berada di tempat kejadian menyaksikan beberapa suporter menerima perawatan dari paramedis di dalam venue dan yang lainnya terhuyung-huyung dan membutuhkan bantuan dari teman-temannya sebelum berbaring di lantai.
Kepolisian Miami Dade mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa telah terjadi “beberapa insiden” sebelum pertandingan di tempat tersebut.

“Insiden-insiden ini merupakan hasil dari perilaku buruk para penggemar yang mencoba mengakses stadion,” kata pernyataan itu.
“Kami meminta semua orang untuk bersabar dan mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh petugas kami … perilaku yang tidak tertib akan membuat Anda diusir atau ditangkap. Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap perilaku yang tidak pantas dari semua orang yang hadir.”
Diperlakukan seperti binatang
Para suporter tidak puas terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut, seorang pendukung Argentina mengatakan bahwa para penggemar telah diperlakukan seperti “binatang”.






