Razia Gabungan di Rutan Depok, 50 Warga Binaan Jalani Tes Urine dan Hasilnya Negatif Narkoba

 
 

Porosnusantara.co.id |DEPOK – Razia gabungan digelar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok pada 23 September 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Petugas melakukan pemeriksaan terhadap warga binaan serta sejumlah bagian lingkungan rutan untuk mengantisipasi keberadaan barang terlarang dan potensi gangguan keamanan.

 

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan narkoba maupun telepon seluler. Selain pemeriksaan lingkungan dan barang, petugas juga melakukan tes urine terhadap 50 warga binaan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine yang diuji negatif terhadap narkoba. Temuan tersebut menjadi salah satu hasil dari kegiatan pengawasan yang dilakukan secara terpadu di Rutan Depok.

Meski tidak menemukan narkoba dan telepon seluler, petugas tetap menyita sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan. Di antaranya instalasi kabel liar dan sejumlah botol parfum kaca.

Instalasi kabel liar menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, termasuk bahaya kebakaran apabila tidak sesuai dengan standar instalasi. Sementara itu, barang-barang lain yang tidak diperbolehkan berada di dalam rutan turut diamankan untuk mencegah potensi penyalahgunaan.

Rutan Depok Perkuat Pengawasan

Kepala Rutan Kelas I Depok, Ario Galih Maduseno, menegaskan bahwa kegiatan razia merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kondisi rutan tetap aman dan tertib.

Menurutnya, razia dilakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan sekaligus pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan rutan.

Pihak Rutan Depok juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penegakan aturan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan pengawasan berjalan secara berkelanjutan.

Razia gabungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan warga binaan maupun petugas serta menciptakan lingkungan rutan yang tertib.

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *