Syahrul Yasin Limpo Dipanggil KPK, Tapi Tetap Menghadiri Acara G20 Di India

Syahrul pun berharap KPK dapat mengabulkan permintaan penundaan pemeriksaan sampai 27 Juni 2023. Sebab, jelas dia, setelah dari India, dirinya masih harus menghadiri beberapa kegiatan di negara lain.”Setelah itu, juga terdapat rencana kunjungan ke RRT dan Korea Selatan dalam rangka penguatan kerjasama modernisasi pertanian dan fasilitasi pasar ekspor pertanian,” ungkap Syahrul.Sebelumnya, KPK membenarkan sedang menyelidiki dugaan rasuah di Kementerian Pertanian (Kementan). Sejumlah pihak pun telah dimintai keterangan mengenai kasus tersebut.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, mengatakan Syahrul telah memberi konfirmasi ke KPK bahwa tidak ia tidak bisa hadir hari ini. “Iya yang bersangkutan (Syahrul) memberitahu KPK bahwa yang bersangkutan terjadwal kegiatan ke India,” kata Ghufron dalam keterangan tertulisnya, Jumat.Ghufron menyebut, mantan gubernur Sulawesi Selatan itu meminta agar pemeriksaan dirinya ditunda. Rencananya Syahrul bakal diperiksa pekan depan.”(Syahrul) meminta agar pemeriksaan ditunda ke tanggal 27 Juni 2023,” ujar Ghufron.

Namun, KPK belum membeberkan konstruksi kasus tersebut lantaran masih dalam proses penyelidikan. Tingkat kerahasiaanya berbeda dengan tahap penyidikan. Meski demikian, KPK mengeklaim sudah mengantongi keterangan dari sejumlah pihak mengenai dugaan korupsi ini. KPK mengaku akan melakukan analisis sehingga ada bukti yang menguatkan.”KPK juga sudah memiliki bahan keterangan sebagai calon barang bukti tentunya dalam proses-proses berikutnya,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *