DPC LAKI KAB WAJO : SEPERTINYA RESERSE UNIT TAHBANG POLRES WAJO ALERGI TERHADAP LSM/ORMAS PADA PENDAMPINGAN MASYARAKAT

 

Sementara Penyidik Pembantu Unit Tahbang Sat Reskrim Polres Wajo Brigpol Randy Ardian dikonfirmasi Jumat 24 juni 2022 diruang kerjanya terkait Pemanggilan selalu berbeda – beda dari satu Pengaduan masyarakat dan mengaku “Kekeliruannya”,dengan berdalil Laptopnya selalu eror, sehingga terjadi kesalahan redaksi, setelah ditanya terkait tidak diperbolehkan LSM / ORMAS mendampingi masyarakat dalam pemeriksaan/ Penyelidikan , mengaku mengacu pada KUHP, yang berwenang mendampingi masyarakat dalam Pemeriksaan / Penyelidikan hanya Advokat dan mengarahkan silahkan menemui Kasat Reskrim Polres Wajo.- Imbuhnya kepada Awak Media PorosNusantara.Co.id.

Lain halnya Muh Amri Jafar seusai dimintai Keterangan oleh Penyidik, mengaku diperiksa dari Pukul 14.00 wita hingga pukul 18.30 wita artinya diperiksa 4 jam lebih, ini baru selaku Saksi, bagaimana tidak lama karena dua kali di BAP pertama saat rampung pertanyaan Penyidik dalam hal Brigpol Randy Ardian dikoreksi lagi oleh Penyidik Lain yakni Aipda Hasan karena dianggap banyak salah sehingga di BAP ulang atau yang kedua kalinya , apalagi pertanyaannya, seandainya saya rekam ada pertanyaan sampai empat kali dipertanyakan secara berulang ulang dengan pertanyaan yg sama dan seolah olah mau Menggiring saya untuk mengakui “Pernah Menjual Tanah “kepada Pelapor dalam hal Hj. Subaedah, dan saya tidak akan mengakui kalau saya menjual tanah kepada Hj. Subaedah sebesar Rp. 50 juta, kalau Hj. Subaedah memberikan Uang sebanyak rp. 50 juta untuk dijadikan Uang Panai ( Uang belanja ) karena mau sekali kawin atau dinikahkan dengan anak saya bernama Muhammad Thamrin, Kronologisnya Hj. Subaedah bersusah payah mencari uang untuk dinikahkan dengan anak saya, sehingga kepare pare untuk leasing Mobilnya tapi tidak dapat, sehingga saya bersama ke Bone dan disitulah di leasing mobilnya Cuma saya tidak ketahui berapa jumlah uang diambil namun yang jelas saya jemput uang dirumahnya tanpa ada saksi yang melihat dengan alasan malu kalau dketahui dia berikan uang untuk dijadikan uang belanja(uang Penai)dalam pesta pernikahannya dengan anak saya,ujarnya dengan serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *