Tokoh Masyarakat Desa Batu Tiga, Achmad Desak Gubernur Kalbar Segera Perbaiki Jalan Nanga Dua–Batu Tiga
KAPUAS HULU – Porosnusantara co id. (Sabtu 29/08/2026). Kondisi infrastruktur jalan menuju Desa Batu Tiga, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Memasuki musim kemarau, keterisolasian masyarakat semakin terasa akibat rusaknya akses darat dan mengeringnya jalur sungai yang selama ini menjadi salah satu akses transportasi warga.
Tokoh masyarakat Desa Batu Tiga, Achmad, mendesak Gubernur Kalimantan Barat untuk tidak lagi membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut. Ia meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki ruas jalan Nanga Dua–Batu Tiga, yang dinilai menjadi urat nadi mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Menurut Achmad, kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan. Jalan rusak, berlubang dan sulit dilalui kendaraan, terutama ketika masyarakat membutuhkan akses untuk membawa kebutuhan pokok maupun menjual hasil pertanian.
“Saat musim kemarau seperti ini, penderitaan masyarakat kami semakin berat. Sungai Mentebah yang selama ini menjadi jalur alternatif juga tidak bisa diandalkan karena airnya surut bahkan mengering di beberapa bagian. Perahu motor tidak bisa lewat. Akhirnya masyarakat hanya mengandalkan jalan darat yang kondisinya rusak parah,” ujar Achmad.
Kondisi tersebut bukan sekadar persoalan kenyamanan transportasi. Menurut Achmad, buruknya akses jalan telah berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.
Warga bahkan harus berjalan kaki hingga tujuh jam perjalanan pulang-pergi menuju Nanga Dua hanya untuk mendapatkan kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, gas LPG, obat-obatan dan kebutuhan rumah tangga lainnya.






