TNI AL Gandeng Mitra Strategis untuk Berperan dalam Mensukseskan Vaksinasi Nasional Covid-19

Porosnusantara.co.id – Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K., S. E., M.M., mendampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., meninjau kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut bekerjasama dengan PT. Caputra Mitra Sejati Banten kepada para pekerja galangan kapal dan masyarakat di Desa Salira Mangunreja, Merak, Banten. Kamis (29/7/21).

Dalam peninjauan pemberian Vaksinasi yang melibatkan vaksinator dari tenaga kesehatan TNI AL yang bekerjasama dengan Puskesmas Pulo Ampel, Wakasal yang mewakili Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., mengatakan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan TNI AL merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam upaya pembentukan kekebalan kelompok (herd immunity) bagi masyarakat terhadap virus corona C0vid-19.

“Selain bekerjasama dengan komponen TNI lainnya, Polri serta Instansi terkait dalam pelaksanaan Vaksinasi, TNI AL juga bersinergi mitra strategis untuk berperan serta dalam mensukseskan program serbuan vaksinasi sesuai target yang ditetapkan pemerintah yakni satu juta vaksin perhari” ungkap Wakasal.

“Pelaksanaan vaksinasi di Banten merupakan lanjutan kegiatan vaksinasi yang telah dilangsungkan beberapa waktu lalu bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan yang dilaksanakan di pelabuhan Merak dengan metode “ship to ship” dalam menyasar para ABK Kapal yang tengah lego jangkar yang tidak memungkinkan meningggalkan kapal untuk vaksinasi,” Lanjutnya.

TNI AL menargetkan 1000 orang dapat melaksanakan vaksinasi di Desa Salira Mangunreja, Merak, Banten, dimana para peserta vaksinasi akan menjalani screening kesehatan sebelum pelaksanaan vaksinasi sehingga pemberian vaksin akan aman. Selain itu, TNI AL juga memberikan bantuan sembako kepada peserta vaksinasi sebagai wujud keprihatinan atas dampak pandemic Covid-19 ini serta ungkapan terima kasih atas peran serta masyarakat dalam mensukseskan percepatan vaksinasi di kota Banten, dimana baru mencapai 18% dari target 2,9 juta orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *