
Menurutnya, manusia itu diciptakan berbeda-beda dan berlomba-lomba berbuat kebaikan. Hal ini menjadi dasar bahwa keragaman merupakan sebuah anugerah yang harus disikapi dengan bijak. Jika tidak, maka perbedaan tersebut akan menjadi pemantik suatu musibah. Untuk itu harus dipahami dan diyakini bahwa Kebhinekaan adalah kekuatan untuk mempersatukan.
“Sudah sepatutnya keberagaman harus dibanggakan dan dirayakan, bukan dijadikan dasar untuk memecah belah dengan memunculkan kebencian dan kebohongan demi kepentingan suatu pihak,” tegas Taufik.
Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, pihaknya bertekad untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang penuh toleransi dan menjadi rumah dari keberagaman. Kegiatan Silaturahmi Kebhinekaan ini akan terus digelar di berbagai kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.
“Jika Indonesia ingin lestari, mari jaga Pancasila, jaga NKRI, dan jaga Kebhinekaan. Perbanyak dialog, perbannyak mencari persamaan untuk pengikat persatuan ketimbang mencari perbedaan untuk dipertengkarkan,” kata RK.
Selain Wantimpres Habib Luthfi, pada kesempatan itu turut pula hadir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudy Sufahriadi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Forkopimda Indramayu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta berbagai undangan lainnya.
๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐๐ป๐ค๐๐ป๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ






