Menteri Amran Pastikan Peternak Mandiri Bersinergi Dengan Para Pelaku Perunggasan Indonesia

Amran menegaskan bahwa bagi pihak yang tidak menjalankan kesepahaman yang telah ditandatangani, maka hak impor GPSnya akan dikurangi atau bahkan dicabut. Amran juga meminta agar revisi Peraturan Menteri Pertanian No. 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi segera diselesaikan sesegera mungkin dan ditandatanganinya.

“Peternak unggas rakyat mandiri hanya ingin mendapatkan keuntungan, kalau mereka untung maka para integrator juga akan diuntungkan,” tambah Amran.

Kebijakan Perunggasan Ditjen PKH

Ketut kemudian menjelaskan bahwa Ditjen PKH telah beberapa kali mengambil kebijakan terkait adanya disparitas harga yang besar antara harga livebird di tingkat farm gate (peternak) dengan harga Rp. 14.500-17.000 dibawah harga Acuan Permendag (Rp. 18.000 – 20.000) dibandingkan dengan harga di pasar yang masih stabil tinggi sebesar Rp. 30.000-35.000. Salah satu kebijakan yang telah diambil yakni dengan adanya Surat Edaran Ditjen PKH Nomor: 095009/SE/PK.010/F/09/2019 tanggal 2 September 2019 tentang Pengurangan Day Old Chick (DOC) Final Stock (FS) tahun 2019.

“Selama periode 2- 24 September 2019, telah dilakukan cutting telur tertunas (HE) sebanyak 29.800.927 Butir atau 99,34% dari target 30 juta Butir. Kekurangan sebanyak 199.028 butir akan dikerjakan pada minggu ke-4 bulan ini” ungkap Ketut.

Saat ini jelas Ketut, tengah dilakukan pelaksanaan kebijakan lanjutan sesuai Surat Edaran Dirjen PKH Nomor: 10301/SE/PK.230/F/09/2019, tanggal 20 September 2019 tentang Pengurangan Telur Tetas Fertil umur 19 hari dan Afkir PS Ayam Ras Broiler umur > 60 minggu tahun 2019. Berdasarkan data Ditjen PKH, pada periode minggu ke-4 September akan dilaksanakan cutting HE sebanyak 10 juta butir, dilanjutkan dengan dengan 5 (lima) juta butir tambahan pada minggu pertama Oktober, sedangkan afkir PS > 60 minggu sudah dimulai dari tanggal 23 September 2019. Ditargetkan sebanyak 3.039.927 ekor akan diafkir atau setara DOC FS sebanyak 6 juta per minggu selama bulan Oktober – November 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *