“Ini momen luar biasa kita, tentu banyak peluang yang tumbuh melalui penetapan Sawahlunto sebagai warisan dunia ini. Yang jelas, untuk pelestarian dan pengelolaan warisan dunia ini kita akan dibantu oleh UNESCO, badan resmi langsung milik Persatuan Bangsa – Bangsa (PBB). Kemudian tentu juga langsung menyangkut dipromosikannya wisata Sawahlunto ke dunia internasional. Kita berharap dan akan menyusun langkah agar dari berbagai peluang tersebut, memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat. Sehingga kesejahteraan masyarakat Sawahlunto sedikit banyak bisa terbantu dengan pengakuan internasional untuk warisan dunia ini,” ujar Deri Asta, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu malam, 06 Juli 2019 ini.
Walikota berusia 45 tahun itu juga menambahkan, bahwa untuk mencapai tujuan itu, maka Pemerintah Kota (Pemko) akan memfasilitasi dengan dukungan kebijakan, terutama diarahkan bagi pembangunan infratstruktur memadai bagi pariwisata terkait kota tua (heritage) tersebut.
Kemudian, Deri juga mengungkapkan bahwa keberhasilan warisan tambang batubara Ombilin Sawahlunto lolos sebagai world heritage UNESCO merupakan dukungan semua pihak dan buah dari perjalanan panjang proses pengusulan yang dimulai sejak 2014 lalu.
“Sebab itu kami sangat berterimakasih pada seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama masyarakat, dukungan masyarakatlah yang menjadi kunci. Juga dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sampai di pusat ada Kementerian dan pihak terkait lain, semua bahu – membahu berpartisipasi membantu Sawahlunto,” tutur Deri. (Yanto)






