“Kita sangat senang dan bangga sekali dapat bekerjasama dengan UI. Setelah ini, kita ingin kerjasamanya dapat ditingkatkan lagi, dapat lebih banyak aspek lagi yang kita sentuh dengan kerjasama ini. Maka peluang – peluang kerjasama yang tadi telah ditawarkan pak Cecep, kita siap kaji dan tindaklanjuti. Peluang itu harus kita tangkap, harus dimanfaatkan sebaik – baiknya,” ujar Deri.
Senada dengan itu, Kepala DKP2B Sawahlunto Halomoan menyebutkan sangat terbantu berkat kerjasama dengan UI ini.
“Kami rasanya begitu terbantu dengan adanya kerjasama ini. Dari UI bisa memberikan edukasi dan informasi yang lebih mendetail dan mendalam, karena mereka kan memang berkompeten di bidang itu. Sementara di Dinas mungkin personel kita terbatas dan juga kualitas SDM belum merata. Sehingga dengan adanya konsultasi dari UI ini kita merasa semakin terbuka wawasan, bertambah lagi ilmu,” kata Halomoan.
Manfaat lainnya, tambah Halomoan adalah sisi promosi wisata ‘Kota Arang’. Betapa tidak, kedatangan 60 orang mahasiswa dari seluruh Indonesia itu tentu bakal berdampak besar bagi promosi wisata Sawahlunto.
“60 orang mahasiswa ini, mereka sudah lihat dan rasakan sendiri wisata maupun kekayaan arkeologi Sawahlunto. Kita harap mereka nanti akan menyampaikan pada teman dan keluarga masing – masing. Sehingga semakin banyak orang yang ingin mengunjungi kota kita ini,” ujar Halomoan. (Yanto)






