Ditempat yang sama, Komunitas Seni dan Budaya Matua’no Borneo, Marsuki memberikan acungan jempol atas sukses nya acara ini.
Menurut nya, kegiatan ini tentunya mampu mengankat derajat budaya dan adat dayak ke kancah nasional dan internasional.
Kegiatan ini.juga sebagai upaya melestarikan adat budaya daerah.
Kota Bengkayang yang dijenal dengan Tangkin nya.
Kedepannya akan
Berinovasi dan berkolaborasi sehingga adat budaya ini semakin baik dan mantab, ujar Marsuki.
Di Lapangan BRC telah berlangsung stand pameran dan panggung hiburan.
Peserta Festival kemarin berjalan kaki atau berarak arakan dari lapangan
BRC menuju Rumah Betang yang juga bakal diresnikan oleh guberbur kemarin.
Jarak nya pawai kurang lebih 6 Km.
Peserta terlihat berpakaian adat dayak.
Dengan diiringi musik khas dayak. Peserta ada yang menari nari meliuk liuk, Bak burung Enggang yang sedang terbang diangkasa. Dan Burung Enggang adalah burung kebanggan masyarakat Kalimantan.
Kegiatan berlangsung aman lancar dan Sukses.( Abdul Wahid/Budi )






