Maraknya Peredaran Obat Unsur G Di Tarumajaya Berkedok Toko Kosmetik

porosnusantara.co.id – Bekasi | Kurangnya pengawasan dan minimnya tindakan tegas dari pemerintah maupun aparat penegak hukum di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, disinyalir menjadikan wilayah ini sebagai “surga” bagi penjual dan penikmat obat-obatan keras golongan G.

Fenomena ini terlihat dari semakin menjamurnya toko obat ilegal dengan beragam modus penjualan. Hampir di setiap desa dan kelurahan di Tarumajaya, praktik serupa dapat ditemui secara terang-terangan.

Kekhawatiran Warga

Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat. Mereka berharap adanya langkah nyata dari aparat kepolisian maupun pemerintah kecamatan untuk mencegah meluasnya peredaran obat keras golongan G, seperti Tramadol, Eximer, hingga Alphazolam, yang notabene masuk kategori narkotika ringan.

Salah seorang narasumber kepada awak media, Selasa (23/9/2025), memaparkan modus yang digunakan para penjual.
“Biasanya berkedok toko kosmetik atau sembako, bahkan ada yang tampak seperti toko telur dan tisu. Tapi kalau diperhatikan, pembelinya kebanyakan remaja, mayoritas masih usia sekolah,” ungkapnya.

Bertolak Belakang dengan Komitmen Polres

Maraknya praktik tersebut jelas berlawanan dengan komitmen Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H., yang menyatakan perang terhadap peredaran obat-obatan terlarang, khususnya di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

Padahal, ancaman hukum bagi pelanggar sangat berat. Berdasarkan UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 Pasal 197 dan 198, pelaku bisa dijerat hukuman penjara hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp1,5 miliar. Namun, para pelaku seolah kebal hukum dan tak gentar dengan ancaman tersebut.

Lokasi yang Diduga Jadi Titik Peredaran

Hasil penelusuran awak media, diperkuat keterangan warga, mengungkapkan sejumlah titik yang diduga kuat menjadi lokasi penjualan obat keras golongan G secara bebas. Di antaranya:

Penulis: AriadiEditor: Yuyun Ukhriana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *