Arosuka, poros Nusantara kamis 30April 2026 — Kepedulian terhadap nasib anak kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok. Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok, Ny. Lian Octavia Candra, didampingi Direktur RSUD Arosuka, menjenguk seorang anak perempuan berusia tiga tahun, Sherlyn, yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh ayah tirinya.
Peristiwa memilukan itu terjadi saat korban berada dalam perjalanan menggunakan bus menuju kampung halamannya di Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Berdasarkan keterangan ibu korban, tindakan kekerasan terjadi di hadapannya langsung, di mana sang anak ditampar oleh ayah tirinya.
Lebih memprihatinkan, pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan sebagai upaya “mengobati” anak dari pengaruh santet. Alasan tersebut sontak menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk jajaran pemerintah daerah yang segera turun tangan memastikan kondisi korban.
Dalam kunjungannya, Wabup Candra tampak emosional saat melihat kondisi korban. Ia mengaku sangat terpukul setelah menerima video dan foto kejadian yang beredar.
“Saya menangis ketika melihat kondisi anak ini. Ini sangat menyayat hati. Anak seusia itu seharusnya mendapatkan kasih sayang, bukan kekerasan,” ujar Candra dengan nada prihatin.
Ia menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam memberikan perlindungan terhadap anak. Wabup juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu melaporkan setiap indikasi kekerasan kepada pihak berwenang atau perangkat pemerintahan terdekat.
“Ke depan, jika ada kondisi seperti ini, segera hubungi keluarga terdekat, wali nagari, atau aparat pemerintahan setempat. Jangan menunggu sampai keadaan menjadi lebih parah,” tegasnya.






