BNNP NTT Gelar Rakor Penguatan Lembaga Rehabilitasi dan Pasca Rehabilitasi

Dijelaskannya bahwa  pada Tahun 2017 pihaknya  baru mendapatkan Layanan terapi dan rehabilitasi 24 orang dari target 240 orang demikian juga dengan pelayanan Pasca rehabilitasi melalui pasca rehabilitasi reguler, rawan lanjut, dan melalui rumah damping baru menjangkau 41 orang residen dari Target 280 orang residen, sehingga di butuhkan kerjasama dengan BNN Pusat dan Instansi Pemerintah / swasta maupun komponen masyarakat.

Sementara  dalam Laporan Panitia yang dibacakan Kepala Seksi Pasca Rehabilitasi /  Ketua Panitia, Marcel Openg, SH bahwa tujuan rakor ini adalah,  Pertama),  untuk membuka jejaring, relasi dan mitra kerja dengan instansi pemerintah / swasta maupun Komponen Masyarakat yang merupakan perpanjangan tangan membantu BNNP dalam memaksimalkan program layanan Pasca Rehabilitasi.
Kedua), untuk menyamakan persepsi dan pemahaman yg sama (sinkronisasi) layanan pasca rehabilitasi di instansi pemerintah dan swasta serta komponen masyarakat. Ketiga),  untuk mengetahui sejauhmana masalah utama dalam pelaksanaan layanan pasca rehabilitasi  di lapangan sehingga melalui  forum ini diharapkan dapat mencari akar permasalahan sekaligus menghasilkan solusi dalam permasalahan tersebut.
Dalam kegiatan rakor ini diikuti  20 orang peserta dengan rincian 3 orang dari  BNNP NTT, 2 orang dari BNN Kota Kupang dan 15 orang dari Instansi pemerintah / swasta / komponen masyarakat lainnya.

 

( Laporan : Erni Amperawati )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *