Demikian juga untuk mendukung kinerja aparatur termasuk Bupati dan Wakil Bupati juga telah dibeli kendaraan Dinas baru tercatat 3(tiga) unit Toyota Fotuner terbaru, untuk Wakil Bupati pun tidak tanggung – tanggung mobil double cabin Nissan Navara juga keluaran terbaru, puluhan Kijang Innova Untuk kepala Dinas dan Isteri Bupati serta Wakil Bupati. Tidak ketinggalan Toyota Avanza untuk ketua Porkapas serta ketua Badan Amil Zakat Kabupaten Pasaman.
Yang spektakuler telah berdiri bangunan rumah dinas wakil bupati yang megah dan mewah dengan nilai miliaran rupiah. Yang sudah barang tentu harus pula dilengkapi dengan perabotan rumah tangga yang baru serta mewah pula untuk mengimbangi bangunan tersebut.
Jika kita lihat kegiatan pembangunan fisik sarana dan prasarana baik itu bangunan gedung sekolah, Puskesmas, Rumah Sakit dan bangunan jalan, jembatan serta pengairan terlihat sedikit berkurang, baik itu kualitas dan kuatitasnya. Sebagai contoh masih banyak bangunan sarana pendidikan seperti sekolah – sekolah yang masih kekurangan guru yang tidak merata penempatannya serta bangunan dan mobiler yang belum memadai.
Disektor kesehatan pun demikian pula bangunan Instalasi Gawat Darurat(IGD) yang tidak kunjung selesai. Pada saat debat publik ini menjadi atensi oleh Calon Wakil Bupati pada itu. Ternyata sekarang pasangan YA pun minta ampun untuk menyelesaikannya dan hanya mampu untuk membersihkan pekarangan yang telah merimba tanpa mampu menjadi bangunan yang bermanfaat untuk rakyat Pasaman.
Juga sarana pendukung mobil ambulance, lingkungan bangunan gedung RSU serta Puskesmas yang ada di Kabupaten Pasaman juga masih belum memadai.
Disektor jalan dan jembatan lebih parah lagi ini dapat dirasakan di Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, ruas jalan Tingkarang – 50 Kota sudah mulai parah karena kurang perhatian dan pemeliharaan kalau sebelum ini kondisi yang parah sudah dimulai pengerasan beberapa jembatan pun telah dibangun. Akan tetapi sekarang ini dianggap tidak penting. Pembangunan jalan yang dilaksanakan era kepemimpinan YA ini kualitasnyapun sangat jauh dari harapan sebagai contoh pembangunan Jalan di Botung Busuk Kecamatan Mapat Tunggul yang saat ini sudah ditangani oleh penegak hukum dan telah sampai pada tahap penyidikan. Konon kabarnya ruas jalan Rao _ Sopo Nan Duo pun demikian pula pekerjaan yang berselemak peak karena tidak selesai pada tahun anggaran 2017 diperpanjang waktunya penyelesaiannya di tahun 2018. Pembangunan Jembatan pun demikian pula seperti di Koto Nopan Rao Utara, jembatan gantung yang baru selesai dibangun belum beberapa bulan selesai tali Slingnya putus karena masih dalam masa pemeliharaan konon kabarnya telah diperbaiki. Jika dikupas lebih dalam masih banyak pekerjaan – pekerjaan yang menggunakan dana APBD ini kurang kualitasnya.






