Untuk memperbaiki kelemahan yang dinilai selama ini Bupati dan Wakil Bupati terpilih merombak tim kerja. Para aparatur yang selama ini bekerja dan andil dalam meraih prestasi kinerja penyelenggaraan pemerintah Daerah diganti dengan para aparatur yang dianggap lebih cakap dan mampu. Bahkan tidak tanggung – tanggung dengan mendatangkan para pejabat dari luar Kabupaten Pasaman. Untuk mengakomodir tim sukses anak – anaknya direkrut menjadi tenaga kontrak sedangkan tim yang masih muda dan berperan besar dalam pemenangan diangkat sebagai staf khusus Bupati dan wakil bupati.
Perjalanan pemerintahan Yusuf Lubis – Atos Pratama untuk mewujudkan visi dan misinya pun tidak tanggung-tanggung mereka melakukan kunjungan keluar negeri untuk mewujudkannya. Negara-negara maju yang mereka kunjungi yaitu Jepang, Amerika Serikat, dan Negeri Belanda pun tidak luput dikunjungi dengan membawa kepala SKPD terkait. Dari hasil kunjungan keluar negeri tersebut Bupati telah merencanangkan di awal tahun 2017, menjadi Tahun Tertib, Disiplin dan berbunga. Dan ditahun 2018 ditambah lagi dengan tahun komitmen. Kepada para aparatur sipil negara di Pasaman diminta untuk disiplin masuk kantor dan rajin mengikuti wirid pengajian. Di kantor bunga diperbanyak dan taman masing – masing SKPD pun diwajibkan. Kegiatan olahraga bersama pun demikian.
Bupatipun menyapaikan bahwa prestasi kerja tidak perlu tanpa kerja keras pun dana akan turun dari pemerintah pusat untuk kegiatan pembangunan sudah ada rekanan yang melaksanakan kita tinggal menyiapkan administrasi dan pelaporan saja lagi. Sungguh perhatian Bupati kepada aparatur sipil negara di Pasaman dan beliau pun berkali – kali menyampaikannya pada setiap pertemuan dengan seluruh ASN.






