DI CEGAT ENAM ORANG DC SEORANG WARTAWAN MINGGUAN DI PERAS

PEMALANG,POROS NUSANTARA – malang nasib muhamad abadan wartawan mingguan Poros Publik yang hendak membantu warga mengurus BPJS di kota Kabupaten pemalang jumat 29/12/2017, di cegat  oleh enam orang mengaku debt collector dari BAF, dengan alasan motor dalam pengawasan diperas dan mintai uang.

Kepada media muhamad abadan sabtu 30 /12/2017, menceritakan tentang kejadian yang menimpanya ”Aku dari arah Paduraksa sampai Bojongbata tepat di depan fotocopy sebelah barat pabrik Gandorukem, dihentikan oleh beberapa orang yang mengaku dari BAF, terus saya  di tanya bahwa motor yang saya kendarai dalam pencarian BAF”. Dirinya melanjutkan saya berargumen di situ kurang lebih 6 orang  kemudian kolektor mengatakan “ini motor aturan tak tarik kekantor, dan kami dapatkan fi 1.200.000.- begitu kata kolektor, kemudian  melanjutnya gini aja mas ,..disini saja 86 dan jenengan aman tidak akan aku tarik motor ini” . begitu kata kolektor .

BACA JUGA  MIO Jakarta Barat, Sumbang 20 Sak Semen Untuk Bangun Masjid Di lingkungan Dishub

pemalang solihin

masih menurut abadan ,kemudian kolektor meminta 500 ribu ,sedang  posisi saya lagi ditunggu  orang dirumah sakit untuk mengurusi BPBJS  orang sakit, akhirnya saya tinggali 300 ribu, terus saya minta  ktpnya salah satu kolektor dan saya poto salah satu dari anggota DC tersebut. Saat di tanya kapan kejadiannya dirinya melanjutkan kejadian sekitar jam 4 sore tanggal 29 Desember 2017. Dan akhirnya saya tinggali 300 ribu masalahnya biar cepat pergi, soalnya saya ditunggu keluarga pasien nang rumah sakit ashari. begitu ungkapnya kepada media. Masih menurutnya saya sudah kantongi nama dan poto ktp pelaku , dia bernama “EDI “ yang “beralamat Bojongbata”

BACA JUGA  DIDUGA TIDAK SESUAI BESTEK, KANNI KECAM PROYEK KABUPATEN PEMALANG

Menanggapi hal ini pihak dari teman wartawan pemalang hendak melaporkan kepihak polres pemalang, tapi korban masih dalam keadaan sakit diduga akibat trauma, dan ketakutan. Akibat dari kejadian tersebut hingga berita ini di muat belum adanya laporan ke pihak kepolisian setempat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *