PorosNussntara – WAJO SulSel || Perkara dugaan Penipuan dan Penggelapan yang dilaporkan Hj. Subaedah terhadap mantan Mertuanya inisial Muh Amri Jafar yang saat ini menjadi terdakwa dan mendekam dalam rumah tahanan negara ( RUTAN ) Kelas II B Sengkang, Rabu 03 Mei 2023 telah memasuki Sidang Saksi dari Pelapor.
“ Adapun Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Wajo Ardiansyah.SH, antara lain,Sainal Abidin ( Menantu Hj. Subaedah ) , Saimin, Dra.Hj.Mimi, Hj. Sarifah, dan Sumarni ( Anak Kandung Hj. Subaedah )”.
Pada Persidangan Saksi, Hakim Ketua M. Ilham.SH.MH, Hakim Anggota Hj. Aisyiah Adama.SH Hakim Anggota Yusrimansyah. SH.MH, dimana Hakim Ketua M. Ilham. SH.MH membuka Sidang terbuka untuk Umum, dan telah melakukan Penyumpahan terhadap Ke 5 Saksi yang dihadirkan JPU Kejari Wajo, dan sebelumnya akan dilakukan Pemeriksaan Saksi secara Kolektif, namun Penasehat Hukum terdakwa Muh Amri Jafar Keberatan dan meminta dilakakan Pemeriksaan saksi dengan sendiri – sendiri dan Keberatan tersebut diterima Majelis Hakim dan akhirnya kelima Saksi diperiksa secara sendiri – sendiri atau bergilir.
Giliran Pertama Saksi diperiksa adalah Sainal Abidin tak lain Menantu Hj. Subaedah selaku Pelapor, dimana sebelumnya Percaya diri saat ditanya oleh Majelis Hakim maupun Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Kejari Wajo Ardiansyah. SH dan bertegas bahwa Muh Amri Jafar datang dirumah mertuanya ( Hj. Subaedah ) menawarkan tanahnya untuk dibeli, karena begitu seringnya datang menawarkan tanahnya sehingga Hj. Subaedah membeli tanah kepada Terdakwa Muh. Amri Jafar seluas 50 m X 60 m dengan Harga Rp. 50 juta dengan persetujuan dari saksi,tanah yang terletak di Tarumpakkae Desa Liu ,namun saat di tanya Oleh JPU tentang Kecamatan apa letak tanah tersebut,Saksi Sainal Abidin menjawab tidak tau.






