Namun, Partai Republik masih mencatat kemenangan di sejumlah wilayah. Byron Donalds berhasil memenangkan pemilihan gubernur Florida dan menjadi gubernur kulit hitam pertama dalam sejarah negara bagian tersebut.
Reuters melaporkan kemenangan Demokrat di tingkat negara bagian memperluas pengaruh partai tersebut. Bahkan, Demokrat berhasil membalikkan sedikitnya lima kursi gubernur yang sebelumnya dikuasai Partai Republik.
Inflasi dan Perang Iran Jadi Isu Utama Pemilih
Kemenangan Demokrat tidak terlepas dari berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat Amerika Serikat selama pemerintahan Trump.
Reuters melaporkan, tingginya biaya hidup, tekanan inflasi, perang dengan Iran, kebijakan tarif perdagangan, serta kekhawatiran terhadap korupsi menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi pilihan pemilih.
Hasil jajak pendapat pemilih yang dikutip Reuters menunjukkan sekitar separuh pemilih memandang pemilu paruh waktu ini sebagai kesempatan untuk memberikan penilaian terhadap kepemimpinan Trump.
Selain itu, sekitar 70 persen pemilih yang disurvei menginginkan Kongres menjalankan fungsi pengawasan dan menjadi penyeimbang terhadap kekuasaan presiden.
Pergeseran dukungan juga terlihat di sejumlah wilayah dengan populasi pemilih Hispanik dan kalangan muda. Kelompok pemilih tersebut sebelumnya menjadi bagian penting dari dukungan Partai Republik dalam pemilihan presiden 2024.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa persoalan ekonomi domestik dan kebijakan luar negeri menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pemilu.
Trump Hadapi Tekanan Politik Baru
Kemenangan Demokrat membuat Presiden Donald Trump harus menghadapi situasi politik yang berbeda dalam dua tahun terakhir masa jabatannya.
Dengan menguasai Senat dan DPR, Demokrat memiliki kewenangan lebih besar untuk menghambat agenda legislasi pemerintah, melakukan penyelidikan terhadap kebijakan pemerintahan, serta mengawasi penggunaan anggaran federal.






