Budaya  

Panca Nur Ajak Tokoh Bangsa Jaga Harmoni Budaya untuk Harmoni Bangsa

 
 

Sejumlah agenda yang direncanakan meliputi hiburan dan penampilan kebudayaan Nusantara, pertunjukan silat Betawi dari lima wilayah Jakarta, diskusi publik tentang kebudayaan, peringatan satu tahun Gerakan Sadar Budaya, serta bazar UMKM.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton pertunjukan budaya, tetapi juga ikut membangun kesadaran bahwa pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama
& Banyak pihak

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi kepada generasi muda, memperluas ruang apresiasi bagi para pelaku budaya,
serta mempertemukan berbagai komunitas dalam semangat persaudaraan.

Lima Tradisi Silat Betawi Tampil sebagai Kekayaan Budaya Jakarta

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah penampilan silat Betawi dari lima wilayah administratif DKI Jakarta. Pertunjukan ini diharapkan menjadi ruang apresiasi terhadap seni bela diri tradisional Betawi yang tidak hanya mengandung unsur keterampilan fisik, tetapi juga nilai kedisiplinan, keberanian, penghormatan, dan pembentukan karakter.

Lima tradisi silat yang direncanakan tampil meliputi; Silat Beksi, sebagai tuan rumah dari Jakarta Selatan, Silat Cingkrik dari Jakarta Barat, Silat Sabeni dari Jakarta Pusat, Silat Rompes dan Ujung Bandul dari Jakarta Timur serta Silat Siliwa dari Jakarta Utara.

Kehadiran berbagai aliran silat tersebut diharapkan dapat memperlihatkan kekayaan tradisi Betawi sekaligus memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap identitas budaya daerah.

Lebih dari sekadar pertunjukan, seni bela diri tradisional merupakan bagian dari warisan pengetahuan dan nilai kehidupan yang perlu dirawat melalui pendidikan, latihan, regenerasi, serta ruang ekspresi yang berkelanjutan.

 
Penulis: fadillah
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *