Melalui momentum Sumpah Pemuda, IKA 98, GERAK 98, dan 98 Garis Lucu mendesak pemerintah melakukan evaluasi terbuka terhadap seluruh program prioritas, memperkuat akuntabilitas APBN, melindungi hak-hak sipil, serta membuka ruang dialog nasional yang melibatkan pemuda dan berbagai elemen masyarakat. Mereka menegaskan bahwa pemuda tidak sekadar membutuhkan panggung, tetapi menuntut tanggung jawab pemerintah agar pembangunan berjalan sesuai prinsip keadilan, persatuan, dan martabat manusia.
IKA 98, GERAK 98, dan 98 Garis Lucu Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran






