Sedangkan Huriyah direktur Puskopol UI mengawali paparannya dengan menegaskan bahwa hari ini yang kita butuhkan kemarahan secara kolektif bukan untuk anarki tetapi kemarahan ubtuk berbuat sesuatu.
Kenapa di setiap masuk bulan Agustus kata Huriyah kita merasakan perasaan antara senang dan sedih karena kebebasan dan merdeka itu mahal
Ketika merayakan kemerdekaan setiap tahun harusnya bukan menglorifikasi kemerdekaan merebut penjajah. Tapi tiap HUT kemerdekaan kita merenung atau merefleksi tentang di mana rasa persaudaraan dan masih berkomitmen untuk melawan kolonial dalam bentuk apapun.
Tak dipungkiri kalaupun ada bagian yang mau merdeka jangan- jangan sudah tidak sama dengan cita cita kemerdekaan. Untuk itu pertanyaan bagi kita apakah saat refleksi ini apa masih ada spirit yang sama untuk menghidupi bangsa.
Menurut Huriyah bahwa merdeka hari bukan sekedar bebas dari kemerdekaan penjajah tetapi kemerdekaan bebas berpikir bebas ikut menentukan arah bangsa. Untuk itu tanpa demokrasi kemerdekaan hanya seremoni dan pesta
Pesannya sendiri buat sinior GMKI sebagai gerakan bukan melawan pemerintah yang menyimpang tetapi juga polarisasi di tengah masyarakat karena pemerintah dan pengusaha bergandeng tangan untuk menindas artinya bukan hanya seruan tetapi memberikan pendidikan politik masyarakat agar mau mengkritisi kekuasaan.
Sementara Pdt. Darwin Darmawan Sekum PGI mengajak melihat realitas yang jujur: sejak reformasi 1998, banyak harapan perubahan, namun pada akhirnya mereka yang memegang kendali perubahan pun ternyata tidak jauh berbeda dari yang sebelumnya. Hakikat kekuasaan cenderung memperbudak jika tidak dikontrol dan tingkat korupsi yang terus meningkat adalah bukti nyatanya.
Beliau mengingatkan ajaran iman Kristen: manusia cenderung jatuh ke dalam dosa, termasuk dosa kekuasaan. Kesadaran ini harus dimiliki setiap orang agar tidak mudah memuja kekuasaan dan melupakan kebenaran. Politik tidak boleh dilihat hitam-putih semata, tetapi harus dilihat dalam spektrum yang luas. Kita adalah terang dunia di mana terang itu bersinar, di sana kebenaran ditegakkan.






