Porosnusantara.co.id |JAKARTA – Sejumlah aktivis dan elemen organisasi masyarakat menyuarakan refleksi terhadap perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menyambut momentum kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, mereka menegaskan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat, berkeadilan, serta tetap berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945 dan konstitusi.
Namun, dukungan tersebut disebut tidak berarti menutup ruang kritik. Para aktivis justru meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang dinilai masih menyisakan ketidakadilan, khususnya terkait orang-orang yang disebut pernah ditangkap atau diproses dalam perkara bernuansa politik.
“Kami melakukan refleksi sekaligus bersyukur atas kemerdekaan Republik Indonesia. Aspirasi yang kami sampaikan sifatnya membangun, terutama untuk mendukung kebijakan Prabowo yang pro rakyat dan berkeadilan,” ujar salah seorang aktivis dalam keterangannya.
Ia menilai, pemerintah memiliki kewajiban menjalankan amanat konstitusi secara utuh. Karena itu, pihaknya mendorong adanya langkah recovery terhadap masyarakat yang menurut mereka menjadi korban persoalan politik maupun proses hukum yang dinilai belum memberikan kejelasan.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut kalangan aktivis. Sejumlah masyarakat dari berbagai latar belakang, seperti pedagang, sopir angkutan hingga masyarakat umum, disebut ikut terseret dalam persoalan dan memerlukan perhatian pemerintah.
“Kami menyuarakan kebenaran bukan karena tidak mencintai bangsa dan negara. Justru karena kami cinta bangsa ini, kami ingin meluruskan apa yang kami nilai telah menyimpang dari aturan,” tegasnya.






